TELAGA WARNA

 

TELAGA WARNA

Pada zaman dahulu kala di bogor terdapat puncak kerajaan yang makmur yang bernama kerajaan kutatengguhan yang di pimpin oleh Raja yang bijaksana bernama Prabu suarnalaya dengan istrinya bernama Ratu Purbamanah. Rakyat-rakyat mereka sangat sejahtera dan mempunyai kehidupan yang layak

Namun tidak dengan Raja,dia merasa risau dan sedih karena di perkawinannya yang telah memasuki 20 tahun tidak juga di beri keturunan. Sang raja melakukan banyak cara dan akhirnya menyerah hingga orang-orang menyarankan Raja untuk mengangkat anak untuk menjadi penerusnya, namun raja menolak

Akhirnya sang raja terus bertapa di dalam hutan dan terus berdoa kepada yang maha kuasa agar di karunai seorang anak.

 

Akhirnya doa raja pun terkabulkan,Ratu melahirkan anak perempuan yang cantik ,sang raja dan sang ratu pun berbahagia menyambut putri mereka serta rakyat juga ikut berbahagia

Raja sangat sayang dengan anaknya dan selalu memanjakannya ,apapun yang anaknya minta pasti akan di turuti

Waktu ke waktu akhirnya si putri tumbuh menjadi wanita yang cantik,saat ulang tahunnya yang ke-17 , Raja mengadakan pesta besar besaran. Raja dan Ratu telah mempersiapkan hadiah ulangtahun sang putri berupa kalung yang di hiasi permata warna warni.

 

Saat acara berlangsung,Ratu menyerahkan hadiah itu kepada si Putri . Namun, Putri menolaknya dengan kasar,karena menurutnya  kalung itu sangat jelek , Rat uterus membujuk si putri untuk memakai kalung tersebut, tapi si putri malah membuang kalung tersebut hingga berserakan

Ratu sedih melihat tingkah putrinya, Ratu pun menangis dan mengeluarkan air mata hingga air mata itu berubah menjadi aliran air yang semakin lama semakin banyak hingga membuat kerajaan itu tenggelam .

 

Unsur intrinsik:

1.  Tema : kerajaan

2.  Tokoh: Raja,Ratu,Putri

3.  Penokohan: Protogonis & Antagonis

4.  Latar: Kerajaan

5.  Alur :maju

6.  Amanat: Kita tidak boleh menjadi orang sombong dan kita harus selalu menghargai pemberian orang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENTINGNYA SARAPAN PAGI

TEKS ANEKDOT